Surat Cinta Dokter

Seorang dokter tampak terduduk muram di meja praktiknya. Kebetulan saat itu pasien sedang tak ada, sang suster yang amat sangat penasaran akhirnya memberanikan diri untuk bertanya pada dokter itu. “Dok, kenapa wajahnya terlihat sedih sekali?”, tanya suster. Dokter itu pun menjawab, “Saya beru menerima surat yang membuat hati saya gundah. Gara-gara surat itu terlambat datang, saya terlanjur menikah dengan perempuan pilihan orang tua saya.”  “Lho, kenapa begitu dok?” “Maksud dokter apa?”,tanya suster itu lagi.

“Jadi beberapa waktu lalu saya jatuh cinta dengan seorang gadis, namanya Dinda. Saya kemudian menyatakan cinta dengan mengirimkan surat padanya. Setelah saya tunggu-tunggu tak datang juga balasannya. Saya pikir itu artinya ditolak. Ternyata dia membalas juga dan ini isinya..”, jelas sang dokter sambil menyerahkan sepucuk surat pada suster itu.

Surat itu berbunyi, “Dokter Bram, suratmu sudah Dinda terima. Mohon maaf agak lama membalasnya, karena Dinda harus ke apotek dulu agar bisa membaca tulisan di suratmu. Lain kali tidak usah menulis surat Dok, lebih baik diungkapkan secara langsung via ponsel ato diketik saja dan dikirimkan via email. Jaman kan sudah canggih. Oh iya, Dinda juga cinta sama  dokter. Jadi kapan dokter melamar Dinda?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s